Kesadaran Anak Negri

photos.thenewsDalam kesempatan Roadshow #IBF2013 – Indonesia Brand Forum th.2013, diadakan pertemuan dengan beberapa pengusaha yang memiliki Brand ternama di negri ini, dan kesempatan pekan mendekati Acara, pantia #IBF2013 menyelenggarakan Diskusi dengan Pak Irwan Hidayat pemilik Jamu SIdo Muncul, ada beberapa kejutan yang saya dapatkan disana.

Dalam sessi penjelasan Pak Irwan Hidayat menjelaskan : Asing itu tidak takut sama anak negri yang pintar dan kaya, itu standarad buat asing bisa di taklukan 🙂 …. .yang mereka takutkan Kata Pak Irwan adalah ketika “anak negri yang mempunyai modal, serta pinter dan terakhir “anak adalah negri  yang sudah sadar akan potensi negeri ini…….!!!!”

Yang bikin saya terkejut lagi ketika Pak Iwan Hirdayat saya Tanyakan  “apakah Bapak seyakin saya, bahwa Negri ini akan jadi negeri terbesar di 7 tahun mendatang atau di Tahun 2020” , jawab Beliau bikin saya gak menyangka, “Mas kalo sampeyan nunggu 7 tahun lagi untuk sukses, negri ini sudah habis Mas di jualin kepada Asing. Harusnya sampeyan punya target maximal 2 tahun anda bisa Berjaya di negri ini, sebelum semua di jual Habis kepada Asing”

Jawaban yang bener-bener tidak saya sangka…….yup 2 tahun adalah batas ideal kita untuk berjaya untuk menyelamatkan negri ini dari korban BANCAKAN korporat-korporat Asing yang bisa menjual  produk hasil negri kita dan bikinan kita sendiri, akan tetapi kita justru produk kita ini menjadi penghasilan mereka yang besar- …bingung yah 🙂

Coba bayangkan dari produk bahan mentah seperti BBM sampai Air Mineral itu adalah yang dikuasai produk Asing yang di ambil di negri  kita dan celakanya dikuasai oleh mereka dan pendapatanya lari ke mereka juga.

Saya tidak anti asing atau anti modal Asing seperi tulisan sayaseblaumny di blog ini. Yang saya sesalkan dan bikin sesak di hati ini, adalah ASING yang tidak tahu diri berjualan dengan potensi kekayaan dari negri ini dan hasilnya merka yg lebih banyak dan lebih banyak lagi dinikmati oleh mereka, lha terus apa yang kit a punyai…orang itu produk-produk kita, bahan dari negri kita tapi kok yang menguasai dan ambil untung Asing.

Walau saya sadari itulah tabiat “KAPITALISME” sistem Ekonomi Sekuler yang sedang menjajah Negri kita yang tercinta ini, seolah-olah gak ada system ekonomi selain sistem ekonomi sekuler yg bernama KAPITALISME. Padahal  Islam mempunyai konsep sistem EKonomi yang bagus dalam dalam pengaturan kempimilkan, sehingga marketing syariah bisa berjalan dengan biak di dalamnya, untuk membatasi ketidak adilan ini Islam menjelaskan Konsep EKonomi  bagaimana Kepemilikan Publik  (al-milkiyyat al-‘ammah/ public property). Jadi Kepemilikan publik adalah seluruh kekayaan yang telah ditetapkan kepemilikannya oleh Allah SWT bagi kaum muslim sehingga kekayaan tersebut menjadi milik bersama kaum muslim. Individu-individu dibolehkan mengambil manfaat dari kekayaan tersebut, namun terlarang memilikinya secara pribadi

Wallahu a’lam bis-shawaab

Ingin diskusi mengenai tulisan ini, silahkan follow twitter saya @emcivic

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather