MARKETING SYARIAH : Kedaulatan Pasar Dalam Negri

Pasar PotensialDalam 2 pekan terakhir bertemu dengan orang-orang yang sangat menginpirasi , diawali bertemu dengan Pak David Marsudi pemilik Restoran D’Cost kemudian Mas Keke (Riyeke Ustadiyanto) Komandan nasional Boot Camp dan tentu saja pakar Marketing Mas Siwo Yuswohady. Dari ketiga orang tersebut saya semakin yakin jika negri ini berlimpah ruah dengan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya lainya. Mengapa begitu

Dari Pak David saya mengambil Insight bahwa D’Cost didesain dengan semua serba harga murah, tapi bukan murahan, bukan saja karena D’Cost sudah dipercaya MUI sebagai Duta Restoran Halal untuk tamu dari luar negri akan tetapi juga karena semua fasilitas dan kenyamanan pengunjung dimanjakan seperti di restoran mewah, makanya tagline D’Cost adalah : “MUTU BINTANG LIMA HARGA KAKI LIMA”, sungguh bisnis yang amat berani. Akan tetapi yang lebih mencengangkan lagi ketika diperlihatkan 4 ruang VIP untuk meeting dilengkapi dengan 4 musholanya beserta tempat wudlu yang sejuk dan nyaman “surprise”. Terlepas itu adalah strategi marketing, tapi saya mendapatkan pesan bahwa memang Umat ini adalah pasar potensial yang sangat menjanjikan.

Selanjutnya di Jogja bersama rekan-rekan Nasional Boot Camp saya bertemu dengan KOMANDAN NBC Mas Keke seorang pakar dan sangat pakar sekali dalam bidang Online dan SEO. Dan hebatnya ditangan beliau sudah banyak pengusaha sukses yang di mulai dari Nol, baik ilmu bisnis onlinenya maupun modalnya, dan mayoritas dari mereka adalah anak-anak muda. Ketika ngobrol berdua sama Mas Keke ekpektasi saya akan ngobrol tentang SEO yang penuh dengan angka-angka analyticnya, tapi ternyata saya salah, justru mas Keke berpesan, angka yang kamu lihat hanya angka saja jika kamu melihat itu Cuma angka, biarkan orang lain asyik dengan angka-angka analityc, kita  harus lebih dari itu. Dan benar saja saya membuktikan sendiri bagaiman testimoni para usahawan MUDA cetakan dari Mas Keke ketika tampil di forum NBC, begitu kreatifnya mereka dalam berbisnis online, angka hanya jadi standard kerja mereka berbisnis, tapi selebihnya kreativitas dan kerja keras yang membuat mereka sukses. Dan dalam kesempatan tertentu Mas keke mengibaratkan SEO seperti hubungan Manusia dengan Manusia dan Hubungan Manusia dengan PenciptaNYA ‘surprise”. Terlepas dari strategi marketing Mas Keke kita dapat pesan menarik “DOWN to EARTH” tetaplah membumi walau ilmu kita lebih dari pada orang lain.

Dan untuk kesekian kalinya ketika ketemu Mas Siwo, yang masih bergiat   mengkampanyekan kekuatan potensi pasar kelas menengah yang sangat luar biasa besarnya di negri ini. Melalui diskusi di OBSAT yang di pandu Mas Siwo, saya benar-benar mrinding ketika salah satu pebisnis Online mengatakan “Bahwa ada bisnis Online yang berasal dari Luar Negeri yang mendapatkan income yang luar biasa besar di pasar negri ini, hebatnya lagi mereka bisa mendikte harga pasar dalam negri!” nah lho……dan yang bikin saya miris dan mrinding adalah si perusahaan yang tidak ada di negri ini (karena bergerak dibidang online) tidak pernah membayar pajak sepeserpun ke negri ini “surprise”

Dari perjalanan tersebut saya meyakini, sudah saatnya kita sadar akan potensi kita yang luar biasa hebatnya ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Dan kapitalis dengan kedok apapun (termasuk memanfaatkan nasionalisme) akan menggerayangi terus-menerus potensi pasara kita ini, sampai kita sadar bahwa potensi pasar ini milik kita sendiri bukan milik mereka. Sudah saatnya kita kembalikan KEDAULATAN PASAR di Negri ini.

Wallahu a’lam bis-shawaab

Ingin diskusi mengenai tulisan ini, silahkan follow twitter saya @emcivic

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather