Marketing Online VS Offline

f4e29a99e6b8440.46565017_online_to_offline_connectionHari ini mendapatkan pertanyaan yang hamper persis sama dengan client  yang dari luar kota. Mereka menyatakan perilaku target market disini masih belum terbiasa dengan dunia online, karena offline masih diminati untuk kalangan target market mereka, jadi kurang mengena jika target market mereka diajak untuk online.

Kemudian saya sampaikan kepada mereka, bukan hanya target market di kota anda saja yang masih suka offline bisa jadi di Jakarta juga begitu. Dan bukan hanya target market mereka saja yg masih suka offline, saya menduga hampir mayoritas konsumen   di negeri ini masih menyukai offline, Walau jelas-jelas ada fasilitas online yang di sediakan oleh pihak penjual dan para konsumen   juga mengetahui dan menggunakanya juga, tapi tetep offline mah jalan terus 🙂

Jadi jika ada konsumen   yang membeli barang melalui email dan mereka membayar dengan uang cash di tempat – COD (cash on delivery) dan konsumen  itu sebelumnya telpon terlebih dahulu ke pihak penjual, saya berpikir itu perilaku yang wajar untuk konsumen . Walau kejadian seperti ini sempat ada yang mentertawakan perilaku aneh konsumen   online di negri ini. Akan tetapi buat saya itu adalah hal wajar, dan di kaca mata yang lain bisa jadi hal itu  justru menjadi keuntungan tersendiri bagi penjuual dan konsumen , kegiatan offline yang dikuatkan melalui kegiatan online, bisa jadi hasilnya bisa jadi lebih dahsyat, dan bisa tidak lebih bagus jika hanya dilakukan hanya dari satu sisi saja, baik itu secara offline ataupun hanya online saja.

Jadi bagi kita penggiat dunia online tidak perlu merasa kecewa dengan perilaku konsumen   kita, Dan bagi konsumen   perlu dibesarkan hatinya, bahwa offline masih kita layani dengan senang hati,  Karena bisa jadi pahala yang bertebaran lebih banyak silaturakhim di dunia offline, online hanya untuk penguatan saja dan memancing pahala itu datang melalui offline (kopdar – kopi darat)

Barangsiapa yg ingin dipanjangkan usianya & dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan” (H.R. Bukhari-Muslim)

الله أعلم بالصواب Allaahu a’lam bis-shawaab

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather